Sejarah Sejahtera

SEKILAS LAHIRNYA GPIB JEMAAT “SEJAHTERA” di BANDUNG

Kisah terbentuknya GPIB Jemaat “Sejahtera”Bandung, akan lebih lengkap bilaMajelis Jemaat u/p Pelaksanaan Harian Majelis Jemaat Sejahtera berkenan menghubungi Majelis Sinode untuk melihat, mengkopi dan memiliki Dokumen Pelembagaan Jemaat GPIB Sejahtera Bandung, sebagai arsip yang melengkapi dokumen sekretariat Jemaat GPIB Sejahtera. Dengan Segala keterbatasan waktu, dan daya ingat, maka kami mencoba merangkai kembali kisah lahirnya Jemaat Sejahtera, agar menambah pengetahuan kita bersama untuk mengenal, menyayangi dan merawat titipan Tuhan ini dengan penuh kasih.

Bermula dari kebersamaan dala wadah pelayanan GPIB Jemaat Bandung, dengan Ketua Majelis Jemaat Pdt. Benyamin Simauw S.Th

Berlanjut dengan kehadiran rumah penduduk dari hari kehari ke arah selatan, utara dan timur wilayah Bandung, maka Majelis Sinode GPIB setelah melihat dan memperhatikan, merasa perlu untuk mengembangkan daerah pelayanan jemaat GPIB Bandung, Yang sebelumnya terdiri ari tigawilayah pelayanan, yakni wilayah pelayanan Jemaat Bethel, Maranatha dan Sejahtera, menjadi tiga jemaat mandiri dengan nama

  1. GPIB JEMAAT “BETHEL” BANDUNG
  2. GPIB JEMAAT “MARANATHA” BANDUNG
  3. GPIB JEMAAT “SEJAHERA” BANDUNG

Pdt. Benyamin Simauw S.Th ditempatkan sebagai Ketua Majelis Jemaat pertama di jemaat GPIB Sejahtera Bandung. Adapun seluruh alat pelayanan / perjamuan kudus, diserahterimakan dari Majelis Sinode GPIB kepada Majelis Jemaat GPIB Sejahtera dan dibawa masuk untuk pertama kali ke dalam Gedung GPIB Sejahtera di jalan Malabar, oleh Diaken Agus Pakel sebagai Majelis Jemaat tertua dan Diaken MSL Tobing sebagai Majelis Jemaat termuda.

Pelaksana Harian Majelis Jemaat terpilih saat itu adalah :

Pdt. Benyamin Simauw S.Th (Ketua Majelis Jemaat)

Pnt. Watung (Ketua I)

Pnt. Y Uguy ( Ketua II)

Pnt. F.Karundeng (Ketua III)

Dkn. MSL Tobing (Sekretaris)

Pnt. Yan Leander (Bendahara)

Adapun Badan Pembantu Majelis Jemaat adalah :

Ny. Els Mahulette (Ketua PW)

Bpk. Andreas Apulembang (Ketua GP)

Bpk. J.Toleng (Ketua PA)

Pegawai kantor pada saat itu hanya dua orang, yaitu Bpk. Ngatidjo di bagian keuangan merangkap koster dan Olly Noiya (Alm) dibagian sekretariat.

Setelah kelengkapan pelayanan dan inventaris kantor dibagi tiga, maka jemaat GPIB Sejahtera Bandung menerima bagian sebagai berikut

  • Satu mesin stensil
  • Satu mesin ketik
  • Sejumlah uang sebesar Rp 75.000 (agar lebih jelas dapat dilihat dalam dokumen pelembagaan GPIB Sejahtera)

Yang membantu kelancaran pekerjaan sehari-hari/office boy pada saat itu adalah Mang Uu sebelum dilembagakan, pimpinan Majelis Jemaat saat itu adalah Pdt. Manurung diikuti kemudian oleh Pdt. J.Assa.

Untuk melengkapi sarana ibadah yang lebih baik, maka gedung yang sekarang ditempati ini mulai dibangun. Saat proses pembangunan dilakukan maka kegiatan ibadah minggu dilaksanakan dengan meminjam ruang Ibadah Gereja Kristen Indonesia di jalan Guntur.

Berawal dengan 7Sektor Pelayanan saat dilembagakan, jumlah anggota jemaat GPIB Sejahtera terus bertambah hingga akhirnya dapat mendewasakan dua jemaat baru, yaitu,

  • GPIB Jemaat “Silih Asih” Bandung
  • GPIB Jemaat “Pniel Yudha Wyogrha, Dayeuh Kolot

Ditengah-tengah perjalanan pelayanan  ada masa dimana GPIB Jemaat Sejahtera pernah selama enam bulan tidak dilayani Pendeta, karena saat itu Pdt. Benyamin Simauw terpilih kembali sebagai Ketua Majelis Sinode. Tetapi pelayanan tetap berjalan lancar dengan bantuan Pdt. Ny. Martha Peter Gani, dan Pdt. R.J Porter, dimana keduanya adalah bukan pendeta GPIB.

Berikut ini adalah Pendeta-pendeta yang melayani di GPIB Jemaat “Sejahtera” Bandung, sejal awal dilembagakan sampai sekarang.

Ketua Majelis Jemaat

  1. Pendeta Benyamin Simauw, S.Th (Alm)
  2. Pendeta Willy Karel Daniel Mengko, S.Th (Alm)
  3. Pendeta Jahja Moechazin Djarkasi, S.Th (Alm)
  4. Pendeta Markus Paulus Gabriel, S.Th (Alm)
  5. Pendeta (Em). Meyer Meindert Pontoh, S.Th
  6. Pendeta Ny. Elly Dominggus Pitoy – de Bell, S.Th
  7. Pendeta Richard Agung Sutjahjono, S.Th, M.Si
  8. Pendeta Jan Jona Lumanauw, S.Th
  9. Pendeta Teddy Christian Sigarlaki Masinambouw, S.Th
  10. Pendeta Stephen Gabriel Rockyfeller Sihombing, M.Th
  11. Pendeta Eddie Meijer, M.Th
  12. Pendeta Josep Bates Raku, S.Si-Teol

Pendeta Jemaat 

  1. Pendeta Max Sarles Kapoh, S.Th
  2. Pendeta (Em.) Rudolf Andreas Tendean, S.Th (Alm)
  3. Pendeta Ny.Sulvana Antoinette Nussy – Hehanussa, S.Th
  4. Pendeta Johannes Baptista Geroda Cinun, S.Th, M.Si
  5. Pendeta Ny.Engeline Rumayar, S.Th
  6. Pendeta Ny.Paskainan Risteruw – Suripatty S.Th, M.PdK (Almh)
  7. Pendeta Reyn Ernst Dajonov Daada, S.Th
  8. Pendeta Ny.Devi Oktavianita Bawole – Dantjie, S.Th, M.Min
  9. Pendeta Ny.Amperiyana Nguru, S.Th
  10. Pendetea Ferdinand Ishak Mamangkey, S.Si
  11. Pendeta Yohanes Nico, S.Th

Pendeta Non-Organik GPIB dan Pendeta domisili

  1. Pendeta Ny.Martha Peter Gani
  2. Pendeta Ny.Maartje Mengko – Parengkuan, B.Th
  3. Pendeta Ny.Frida Th.Kapoh – Sambuaga, S.Th
  4. Pendeta Ny.Ivon Tanuwijaya – Mamesah, S.Th

GPIB Jemaat Sejahtera juga menerima tanggung jawab yang diamanatkan oleh Majelis Sinode untutk memberi kesempatan bagi para calon pelayan Tuhan menjalankan proses Vikariatnya.

Vikari yang sudah menjadi Pendeta GPIB

  1. Pendeta J G Muskitta, S.Th
  2. Pendeta Ny.Sarah Martha Yuliana Tahitu – Hengkesa, S.Ag, M.PdK
  3. Pendeta Ny.Dewi Sintha Astadiyan – Bratanata, M.Th
  4. Pendeta Ny.Jeane Agustientje Barus – Frans, S.Th
  5. Pendeta Ny.Erika Mataheru – Tataung, S.Si-Teol.
  6. Pendeta Jonathan Suitela, S.Si-Teol.
  7. Pendeta Samuel Soebroto, M.Th
  8. Pendeta Ny.Yuanita Christine Kisid – Mentang, M.Th

Demikian sekilas kembara Pelayanan Jemaat GPIB Sejahtera sejak lahir sampai dikekinian waktu.

Kemuliaan bagi nama Tuhan